Kamis, 03 Desember 2015

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION

A. Latar Belakang Masalah
            Pendidikan berlangsung seumur hidup dan dilaksanakan di dalam  lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan  pemerintah
Salah satu usaha untuk merealisasikan tujuan pendidikan nasional adalah melalui pendidikan formal yang diwujudkan dalam kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di sekolah, baik dari tingkat TK, SD sampai Perguruan Tinggi.Pencapaian tujuan belajar merupakan muara dari  seluruh aktivitas pembelajaran. Agar tujuan belajar dapat tercapai sebagaimana diharapkan, maka guru hendaknya memperhatikan secara cermat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi atau menentukan ketercapaian tujuan belajar sehingga semua potensi yang ada dapat didayakan secara optimal untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut.  
Dengan belajar Biologi maka diharapkan  siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir analitis, induktif, dan deduktif. Untuk mensukseskan  tujuan tersebut maka guru harus mampu memilih dan  menerapkan model, metode atau strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi sehingga mampu mengembangkan daya nalar siswa secara optimal.
Guru yang mengajar di kelas umumnya menerapkan metode ceramah, ketika guru menyampaikan materi, hanya beberapa siswa yang memperhatikan. Dan pada saat guru selesai menyampaikan materi, hanya satu atau dua siswa yang merespon untuk bertanya maupun untuk berargumen, yang lainnya hanya pasif. Rendahnya respon juga berdampak pada hasil belajar siswa yang tidak tercapai secara maksimal sesuai dengan tujuan pembelajaran.
   Berdasarkan  permasalahan tersebut, maka pemilihan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan keadaan siswa perlu dipilih dan diterapkan untuk mampu meningkatkan hasil belajar dan menumbuhkan respon positif siswa. Dalam tulisan ini, penulis mencoba  membahas tentang salah satu model pembelajaran kooperatif yaitu tipe Group Investigasi.
B.  Model Pembelajaran Kooperatif
Pembelajaran kooperatif (cooperative learning) merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok kecil secara kolaboratif. Dalam model ini siswa memiliki 2 tanggung jawab yaitu mereka belajar untuk dirinya sendiri dan membantu sesama anggota kelompok untuk belajar. Pembelajaran kooperatif dapat dijelaskan dalam beberapa persfektif yaitu
1. Perspektif motivasi : penghargaan yang diberikan kepada kelompok yang dalam kegiatannya saling membantu untuk memperjuangkan keberhasilan kelompok.
2.  Perspektif sosial : melalui kooperatif setiap siswa akan saling membantu dalam belajar karena mereka menginginkan semua anggota kelompok memperoleh keberhasilan.
3.  Perspektif perkembangan kognitif : dengan adanya interaksi antara anggota kelompok dapat mengembangkan prestasi siswa untuk berpikir mengolah berbagai informasi (Sanjaya, 2006:242)
C.  Investigasi Kelompok (Group Investigation)
Tahapan-tahapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GI Enam Tahapan Kemajuan Siswa di dalam Pembelajaran Kooperatif dengan Metode Group Investigation
Tahap I.Mengidentifikasi topik dan membagi siswa ke dalam kelompok.
Guru memberikan kesempatan bagi siswa untuk memberi kontribusi apa yang akan mereka selidiki. Kelompok dibentuk berdasarkan heterogenitas.
Tahap II.Merencanakan tugas.
Kelompok akan membagi sub topik kepada seluruh anggota. Kemudian membuat perencanaan dari masalah yang akan diteliti, bagaimana proses dan sumber apa yang akan dipakai.
Tahap III. Melaksanakan investigasi.
Siswa mengumpulkan, menganalisis dan mengevaluasi informasi, membuat kesimpulan dan mengaplikasikan bagian mereka ke dalam pengetahuan baru dalam mencapai solusi masalah kelompok.
Tahap IV.  Mempersiapkan tugas akhir.
Setiap kelompok mempersiapkan  tugas akhir yang akan dipresentasikan di depan kelas.
Tahap V  Mempresentasikan tugas akhir.
Siswa mempresentasikan hasil kerjanya. Kelompok lain tetap mengikuti.
Tahap VI  Evaluasi.
Soal ulangan mencakup seluruh topik yang telah diselidiki dan dipresentasikan.

           Pembelajaran kooperatif dengan tipe Group Investigation mempunyai strategi yang     sangat   ideal sebab pada tahapan investigasi setiap anggota kelompok berusaha mencari   informasi dari    berbagai sumber untuk menyelesaikan tugas kelompok dan membuat laporan    ilmiah .
.                             D.   Kesimpulan
      Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh penulis , maka dapat    disimpulkan  beberapa hal  sebagai berikut :
     1. Aktivitas belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan hasil belajar Biologi pada siswa kelas XA SMA Negeri 2 Samarinda. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata 78,1. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar pada siklus II meningkat menjadi 81,7, yang tergolong dalam kualifikasi baik dan sudah memenuhi KKM. 
  2.Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dapat menumbuhkan respon positif siswa kelas XA SMA Negeri 2 Samarinda dalam pelajaran Biologi. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan respon siswa pada setiap siklusnya. Pada siklus I diperoleh respon rata-rata  dan meningkat pada siklus II menjadi rata-rata dengan kriteria respon positif.
Sumber : Penelitian Tindakan kelas ; Peningkatan Hasil Belajar Biologi Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation, disusun oleh Sitti Rosmah,S.Si 
      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar